PENGARUH INOVASI PRODUK TERHADAP PEMASARAN KOPRA PUTIH EDIBLE PADA LPK 8 YAN EKHSAN DITEMBILAHAN
Abstract
This study aims to determine and empirically test the effect of product innovation on the marketing of edible white copra at LKP 8 Yan Ekhsan in Indragiri Hilir Regency. The sample in this study was 34 respondents, namely copra farmers under the auspices of LKP 8 Yan Ekshan. This study uses the method of simple Linear Regression data analysis using SPSS Version 26. The results of the partial hypothesis test show that the innovation variable has a tcount of 6.032 while a t-table of 2.037, so tcount > ttable with a significance of 0.000, which means it is smaller than a significance level of 0.05. So Ha is accepted so that it can be concluded that partially innovation has a significant effect on the marketing of edible white copra at LKP 8 Yan Ekhsan. The value of the coefficient of determination of 51.7% indicates that the marketing of edible white copra at LKP 8 Yan Ekhsan in Indragiri Hilir Regency is influenced by innovation, while the remaining 48.3% is influenced by other variables not examined in this study.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji secara empiris pengaruh inovasi produk terhadap pemasaran kopra putih edible pada LKP 8 Yan Ekhsan di Kabupaten Indragiri Hilir. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 34 responden yaitu petani kopra dibawah naungan LKP 8 Yan Ekshan. Penelitian ini menggunakan metode analisis data Regresi Linear Sederhana dengan menggunakan SPSS Versi 26. Hasil uji hipotesa secara parsial menunjukan bahwa Variabel inovasi memiliki thitung sebesar 6.032 sedangkan ttabel sebesar 2.037, sehingga thitung > ttabel dengan signifikansi 0.000 yang artinya lebih kecil dari taraf signifikansi sebesar 0.05. Maka Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa secara parsial inovasi berpengaruh signifikan terhadap pemasaran kopra putih edible pada LKP 8 Yan Ekhsan. Nilai koefisien determinasi sebesar 51,7% menunjukan bahwa pemasaran kopra putih edible pada LKP 8 Yan Ekhsan di Kabupaten Indragiri Hilir dipengaruhi oleh inovasi, sedangkan sisanya sebesar 48.3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.